200 Remaja Lebih Disiapkan Untuk Menjadi Mentor

Pembukaan retreat YTI ke 2 di bukit soka salatiga. Photo : Wahyu Kristianto

Pembukaan retreat YTI ke 2 di bukit soka salatiga. Photo : Wahyu Kristianto

SALATIGA – Retreat Youth Transform Indonesia (YTI) yang kedua, diikuti lebih dari 200 anak remaja. Mereka semua disiapkan untuk menjadi mentor yang professional untuk menjawab tantangan dan pergumulan remaja masa kini.

Ketua panitia Pdt. Rosandono kepada beritarohani.com menjelaskan. Selasa, (21/7). Pada tahun kedua ini sangat banyak mengalami peningkatan. Berkaca dari tahun lalu merupakan tahun pertama yang hanya diikuti tidak lebih dari 100 remaja Kristen dari berbagai gereja.

”Tahun ini ada peningkatan jumlah, dan sangat Puji Tuhan. Mengingat ini tahun kedua tapi sudah banyak yang ikut,” katanya.

Peserta yang hadir masih didominasi Gereja Injil Tanah Jawa (GITJ) di kawasan pantai utara (Pantura), diantara lain GITJ Sukodono, GITJ Keling, GITJ Bulungcangkring, GITJ Trangkil, GITJ Sembaturagung, GITJ Karanglegi, GITJ Gembong dan GITJ Pakis Swawal. namun rencana kedepan YTI dapat merangkul seluruh gereja yang ada sehingga tidak hanya GITJ saja.

”Tahun berikutnya akan banyak lagi peserta dan dari berbagai gereja tentunya. Karena kemarin juga sudah ada beberapa gereja selain dari GITJ yang berminat untuk mengikuti acara YTI ini,” ucapnya.

Selama tiga hari dari tanggal 21-23, bertempat di Wisma Bukit Soka Salatiga, seluruh anak dari delapan gereja peserta dibekali dengan materi mentoring yang dibagi menjadi 3 kelas mentor yaitu kelas pemula, remaja dan kelas mentor untuk hamba Tuhan atau gembala.

YTI Sendiri memang fokus dibidang mentoring remaja ini. Sebelum diadakan di wilayah jawa tengah, YTI terlebih dulu sudah merambah kawasan Jawa Barat tepatnya di Bandung. Pendiri YTI Pdt. Brent Armistead menambahkan, ada perbedaan karakter melalui budaya yang ada. Sehingga pementoran juga harus menyesuaikan lingkungan yang ada.

”Karakter melalui budaya tentu membuat pribadi setiap remaja berbeda. Namun tetap ada cara untuk memberikan pembekalan kepada mereka sesuai dengan kemampuan mereka menyerap materi yang diberikan. Tahun ini sangat sukses dan berhasil tahun depan harus lebih lagi,” imbuhnya. WK

Comments

comments