Pendeta Saut: Gereja dan Negara di Satu Jalan Tuhan

Pendeta Saut Hamonangan Sirait memberikan keterangan kepada awak media. Rabu (1/6)

Pendeta Saut Hamonangan Sirait memberikan keterangan kepada awak media. Rabu (1/6)

MEDAN-Pendeta Saut Hamonangan Sirait mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, bangsa Indonesia perlu memahami pentingnya keselarasan antara fungsi gereja dan fungsi negara. Katanya gereja dan negara berada dalam satu jalan yang sama, jalan tunggal Tuhan.

“Hanya ada satu jalan dan satu sejarah, jalan dan sejarah Tuhan yang tunggal,” kata Sirait usai acara bedah buku berjudul Negara Dalam Rancangan Tuhan di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Jalan Sudirman kota Medan, Rabu (1/6).

“Jadi perjalanan negara dengan perjalanan gereja itu dalam jalan raya tunggal yang besar, bahwa di jalan raya yang besar ini ada yang macet, ada yang melanggar aturan, ada yang tidak tahu apa-apa dan ada yang licik memanfaatkan hukum. Itu lah jalan besar,” sebutnya

Dengan fenomena realitas yang dialami Saut yang selama ini dikenal sebagai aktivis sosial dan karya pemikiran, lewat Buku Negara Dalam Rancangan Tuhan ia mengharapkan fungsi gereja dan negara dikembalikan berdasar nilai ketuhanan. Di mana antara gereja dan negara miliki fungsi berbeda dalam berjalan menuju jalan Tuhan.

 

Sumber : Tribun

Comments

comments